Pengertian Trading Forex
Saturday, January 27, 2018
Trading Forex adalah perdagangan mata uang dari berbagai negara yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, forex merupakan kependekan dari Foreign Exchange (pertukaran valuta asing). Sebuah contoh dari perdagangan forex adalah membeli Euro (mata uang utama Eropa), sementara secara bersamaan menjual USD (mata uang Amerika), bisa disingkat EUR/USD.
Dalam bayangan orang awam, pengertian trading forex adalah kegiatan menukarkan uang di Money Changer, yaitu jual beli mata uang asing secara manual yang dilakukan melalui money changer. Padahal, trading forex berbeda dengan transaksi manual seperti di Money Changer
Umumnya, tujuan seseorang untuk membeli dan menjual uang di Money Changer adalah karena kebutuhan untuk menukarkan mata uang untuk bertransaksi di negara berbeda, sehingga ada pertukaran uang secara fisik. Sedangkan trading forex dilakukan dilakukan secara online dengan tujuan mendapatkan keuntungan semata. Perlu dipahami, trading forex merupakan aktivitas bisnis, investasi, bahkan bisa menjadi profesi.
Dalam skala internasional, perdagangan valuta asing (valas) dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, bank-bank sentral, perusahaan-perusahaan multinasional, hingga individual tertentu yang memiliki aset dalam jumlah besar (Big Player). Transaksi jual-beli mata uang diantara berbagai pihak itu bukan terjadi di sebuah pasar dengan bangunan fisik, melainkan dalam jaringan tak kasat mata yang disebut "pasar forex".
Seiring dengan perkembangan teknologi, trading forex menjangkau lingkup lebih luas. Melalui internet, trading forex sekarang bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sekarang, semua orang bisa trading forex. Anda dan saya pun bisa trading forex online dengan mudah dan dengan modal sekecil 10 Dol
Destinasi Kota Pati
Tuesday, May 9, 2017
destinasi wisata kota patinya
saya akan merangkum beberapa objek wisata di kota pati yang wajib sekali anda kunjungi, ketika anda berada di kota pati. di kota pati masih banyak objek wisata yang tak mau kalah dengan daerah lain yang bisa memanjakan mata anda. saya pikir pati tidak memiliki objek wisata yang sangat mengasikan tetapi pandangan saya salah setelah saya datangi tempat-tempat sebagian objek wisata di kota patiPantai Banyutowo.
Kabupaten Pati memang dikenal sebagai kabupaten yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Hal ini kemudian menjadikan Pati memiliki spot pantai yang indah. Salah satu tempat wisata berupa pantai adalah Pantai Banyutowo. Pantai Banyutowo terdapat di Desa Banyutowo, Tayu. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten jepara, serta berdekatan juga dengan beberapa obyek wisata di Jepara seperti Benteng Portugis dan Pulau Mandalika.Pulau Seprapat.
![]() |
adalah pulau yang terdapat di Kabupaten Pati tepatnya di daerah Juwana.
Air Terjun Widodaren, di desa pucakwangi.
Wisata Alam Sendang Widodaren, Cerita Bidadari di selatan Kota Pati Beberapa waktu yang lalu, tim wartapati melakukan perjalanan untuk menelusuri keberadaan sendang widodaren yang berada di kecamatan pucakwangi.
Air Terjun Santi, di desa Gunungsari

Air Terjun Santi adalah daya tarik di lokasi pegunungan yang indah nyatanya juga pasti dipunyai oleh kabupaten Pati. Sedikit orang yang tahu akan potensi wisata Pati yang sangatlah indah dan alami ini. Membahas tentang obyek wisata di Pati yang belum terekspos dengan cara umum ini, destinasi wisata Air Terjun Tretes.
Air terjun Santi (Air Terjun Tretes dan Air Terjun Jenar) ada di lokasi kabupaten Pati sisi utara barat, tepatnya terletak di Dukuh Santi, Desa Gunungsari. Akses jalan menuju wisata tempat air terjun bisa ditempuh dari beberapa jalur. Pertama dari jalur Dukuh Santi. Desa Gunungsari dan yang ke-2 dari Dukuh Jetir, Desa Tanjungsari. Umum diakses jalan termudah dengan paling banyak dilewati oleh pengunjung yakni lewat Desa Gunungsari.
Akses diawali mulai dari kota Pati yang lalu lanjut ke arah jalur Pati-Tayu. Sesampai di kecamatan Trangkil disana, akan diawali jalur paling utama agar ke desa Gunungsari. Jalan paling utama itu tepatnya ada di Puskesmas Trangkil, didepannya. Ikuti jalur paling utama itu sampai di desa Gunungsari. Desa itu desa paling terakhir untuk menuju ke air terjun Santi ini. Kendaraan akan dititipkan di perumahan warga dengan hanya membayar ongkos parkiran yakni Rp2. 000 untuk satu kendaraan.
Air Terjun Grenjengan Sewu, di desa Jrahi
Objek wisata pertama yang kami kunjungi di Desa Jrahi adalah Air Terjun Grenjengan Sewu. Objek wisata alam ini berjarak delapan kilometer dari kota Kecamatan Gunungwungkal, jika di akses dari pusat Kota Pati, air terjun ini berjarak sekitar 40 kilometer. Jalan akses dari Kecamatan Gunungwungkal hingga ke Desa Jrahi cukup mulus, namun ada sedikit yang rusak. Sedangkan jalan menuju lokasi objek wisata hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Namun jangan khawatir ada ojek motor yang akan mengantarkan anda menuju objek tersebut, hanya Rp. 10.000 untuk sekali jalan. Jalan masuk dari jalan utama Desa Jrahi menuju Air Terjun Grenjengan Sewu berjarak sekitar dua kilometer. Jalan setapak yang dapat dilewati satu sepeda motor ini cukup licin di musim penghujan.
Air Terjun Tadah Hujan, di desa Sukolilo
Adalah Curug Tadah Hujan, curug merupakan istilah warga setempat untuk menyebut sebuah air terjun. Dilihat dari namanya banyak yang menduga jika air terjun ini memiliki konsep yang sama dengan sawah tadah hujan yang hanya mendapat pasokan air saat musim hujan semata. Namun dugaan tersebut jelas keliru dan sekali lagi sebuah nama tidak selalu merepresentasikan keadaan dari obyeknya.
Air Terjun Tadah Hujan mengalirkan air sepanjang tahun meski musim kemarau. Karena kelimpahan airnya tersebut kemudian warga sekitar mengandalkannya sebagai pemasok air bersih. Pipa-pipapun dibangun untuk mengalirkan air ke desa-desa. Traveler bisa melihat pipa tersebut dipasang sepanjang jalan desa Sukolilo yang semuanya menuju pada satu sumber yaitu Air Terjun Tadah Hujan.
Air Terjun Grenjengan Seno, di Payak, Cluwak, Pati
Gua Wareh, di desa Kedumulyo

Gua Wareh adalah obyek wisata berupa goa di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tempat wisata ini menyimpan sejarah, asal usul, mitos, misteri dan legenda yang berkembang di masyarakat setempat.
Dari pusat kota, lokasi objek wisata Gua Wareh bisa ditempuh sekitar 25 menit atau 15 kilometer. Goa Wareh merupakan satu di antara pesona dan keindahan pegunungan Kendeng yang membentang di sepanjang Pati wilayah selatan.
Luas area di kawasan goa berkisar di angka 4,5 hektare, memiliki lorong gua menuju arah kiri sepanjang sekitar 100 meter. Daya tarik Goa Wareh semakin mempesona dengan adanya sungai bawah tanah sepanjang 50 meter dengan air yang sangat jernih dan bebas dari polusi air.
Tempat wisata ini banyak dikunjungi wisatawan lokal dari masyarakat setempat, warga Pati hingga luar daerah seperti Kudus, Purwodadi-Grobogan, Rembang, hingga Blora. Saat liburan tiba atau tanggal merah, Gua Wareh diserbu banyak pengunjung, mulai dari muda-mudi yang ingin pacaran sembari menikmati indahnya gua sampai keluarga dengan membawa anak-anak.
Gua Pancur, di desa Jimbaran

Gua Pancur yang berlokasi di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyimpan keistimewaan wisata tersendiri. Obyek wisata Goa Pancur juga menyimpan cerita, sejarah, misteri, mitos dan legenda yang mendalam bagi warga setempat.
Ada sejumlah wahana yang ditawarkan di sana, mulai dari mandi gratis di mulut Gua Pancur yang diyakini bisa membuat awet muda, wahana air berupa bebek kayuh di danau mini yang ada di depan mulut gua, hingga wahana susur gua dengan menjejalah di perut bumi lereng Pegunungan Kendeng sepanjang 827 meter.
Untuk menyewa bebek kayuh di danau mini, pengunjung cukup mengeluarkan biaya Rp 15 ribu yang bisa ditumpangi hingga empat orang. Pengunjung diberikan waktu sekitar 15 menit untuk menikmati pemandangan di atas air danau.
Untuk wisata susur goa, menjelajah keindahan pesona perut bumi gua sepanjang 8,27 kilometer, pengunjung cukup membayar Rp 20 ribu per orang. Dengan harga yang cukup murah tersebut, pengunjung sudah diberikan fasilitas berupa helm keamanan, jaket pengaman, dan guide.
Air Terjun Klating, di desa Mojoagung / dukuh Klating

Klating merupakan salah satu wisata alam tersembunyi yang ada di Kota Pati. Objek wisata ini berada di Desa Mojoagung Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati - Jawa Tengah. Herannya orang diluar wilayah pucakwangi justru menamakan tempat tersebut dengan sebutan kali klanting. Padahal berdasarkan informasi yang saya peroleh dari penduduk asli, nama yang benar adalah klating.
Klating sendiri merupakan sebuah sungai yang berada di atas pegunungan kendeng. Berbeda dengan sungai pada umumnya, kali klating membentuk undakan layaknya air terjun bertingkat. Di setiap undakan terdapat kobangan besar menyerupai waduk dengan kedalaman tertentu. Waduk kecil inilah yang sering dimanfaatkan wisatawan untuk berenang dan mendinginkan diri di tengah terik matahari yang hangat dan cerah.
Untuk menuju tempat wisata alam klating ini, kita bisa lewat jalur juwana - todanan atau lewat jalan winong - pucakwangi. Berhubung belum ada papan nama atau petunjuk jalan tentang keberadaaan lokasi wisata alam tersebut, sebaiknya anda bertanya kepada warga sekitar saat tiba di desa mojoagung. Penduduk setempat dengan keramahan budi pasti akan menunjukkan jalannya.
Jika anda beruntung, anda akan melihat pemandangan unik yang mungkin tidak akan anda jumpai di tempat lain. Pemandangan unik yang saya maksud adalah ladang melon yang sedang berbuah dan siap untuk dipetik. Jika kebetulan sang pemilik kebun berada ditempat, anda bisa membeli buah melon dengan cara memetik langsung dari pohonnya. Sungguh sebuah agrowisata yang layak mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten pati.
Waduk Gunung Rowo, di desa Sitiluhur

Waduk Gunung Rowo merupakan sebuah waduk yang terletak di desa Sitiluhur, kecamatan Gembong. Waduk ini terletak di lembah di antara beberapa puncak bukit di lereng Gunung Muria sebelah timur. Luas areal area waduknya sekitar +320 Ha
Waduk Gunung Rowo merupakan salah satu tempat wisata di kota pati, Jawa Barat yang popular dan banyak dikunjungi para wisatawan local maupun asing, hal tersebut tak lain karna memang pemandangan di wisata Danau ini sangat menawan danau yang terlihat eksotis dan cukup besar yang disertai dengan pemandangan alam dan rimbunan pepohonan yang indah akan membuat anda betah berlama-lama di wisata waduk gunung rowo pati tersebut.
Waduk Seloromo, di desa Gembong
Waduk Seloromo yang terletak di Desa Gembong, Kabupaten Pati Jawa Tengah sangat memukau mata dengan pesona alamnya yang sangat indah. Tak ayal, Waduk Seloromo ini bisa menjadi wisata alternatif untuk keluarga yang mengasyikkan.
Di sana, Anda bisa menikmati air yang tertampung pada danau besar dan melihat gunung Muria di sebelah barat dengan hutan-hutan yang lebat di bawahnya. Gunung, hutan, waduk, air serta padang rumput yang hijau membuat danau ini sangat memukau mata serta hati.
Bahkan, menurut para netters dan wisatawan, Waduk Seloromo dapat dijadikan tempat dan surga bagi pemburu foto-foto alam bebas. Karena itulah banyak di antara fotografer dan pengunjung yang berfoto selfie di sekitar ini. Beberapa di antaranya menggunakannya untuk lokasi foto pre wedding.
Air Terjun lorodan Semar, di Sumbersari, Kayen

Lorodan Semar Sumbersari Kecamatan Kayen lagi Ngehits. Ya wisata Lorodan Semar baru-baru ini terdengar lagi Ngehits banget di kawasan Kabupaten Pati. Lorodan Semar adalah sebuah sungai yang berada di kawasan Desa Sumbersari. Bentuk sungai ini tidak terlau jauh dari bentuk sungai-sungai pada umumnya. Tapi ada sedikit yang berbeda dari bentuk sungai ini, yaitu bentuk sungai ini meiliki tiga tingkatan air terjun. Air yang berada di sini juga tidak terlalu deras jadi kita bisa bermain air dengan aman.
Lorodan Semar Sumbersari Kecamatan Kayen lagi Ngehits. Ya wisata Lorodan Semar baru-baru ini terdengar lagi Ngehits banget di kawasan Kabupaten Pati. Lorodan Semar adalah sebuah sungai yang berada di kawasan Desa Sumbersari. Bentuk sungai ini tidak terlau jauh dari bentuk sungai-sungai pada umumnya. Tapi ada sedikit yang berbeda dari bentuk sungai ini, yaitu bentuk sungai ini meiliki tiga tingkatan air terjun. Air yang berada di sini juga tidak terlalu deras jadi kita bisa bermain air dengan aman.
Nah bagi temen-temen yang suka traveling mungkin ini bisa menjadi referensi yang menarik. Selain bisa menikmati alam Pegunungan Kendeng yang Indah dompet kita juga tidak akan terkuras untuk berkunjung di sini. Karena pada saat Geishavana bermain di sini tiket masuknya masih gratis atau tidak ada biaya masuk sama sekali ( Geishavana berkunjung pada bulan September 2016 ) . Tapi kita hanya membayar parkir sebesar Rp. 2.000,- saja. Untuk kedepanya mungkin akan di kenai tarif tiket masuk untuk berkunjung di tempat ini. Jika kedepanya di kenai tarif tiket masuk mungkin sangat wajar-wajar saja karena tempat ini sangat bagus sekali.
Grojogan Grundho Grudho (curug grudo), di Dukuh Selonatah, Desa Gunung Panti, Kecamatan Gunungwungkal

Air Terjun Grodho a.k.a Air Terjun Selonatah merupakan sebuah waterfall tersembunyi yang ada di Kota Pati. Air terjun ini terletak di Dukuh Selonatah Desa Gunungpanti Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Tak banyak yang tahu tentang keberadaan air terjun ini karena lokasinya yang berada di pedalaman. Padahal bentuknya nggak kalah dengan Air Terjun Grenjengan Sewu yang ada di Kecamatan Gunungwungkal
Ada dua jalur yang bisa kita lewati untuk menuju Air Terjun Selonatah ini. Yang pertama adalah lewat Godo, Selowire kemudian dilanjutkan dengan masuk Dukuh Selonatah. Sayangnya akses jalan lewat jalur ini lumayan berat karena jalan banyak yang rusak akibat guyuran hujan. Sedangkan jalur yang kedua adalah melewati Kecamatan Tambakromo - Dukuh Gayam - Pohgading - Dukuh Selonatah - Air Terjun Grodo. Untuk jalur yang kedua, jalannnya cukup mulus dan bisa dilewati kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4.
Dilihat dari letak geografisnya, Air Terjun Grodho ini berada di pegunungan kendeng sama persis dengan air terjun tadah hujan yang ada di Sukolilo Pati. Berbeda dengan air terjun lainnya yang hanya memiliki satu atau dua buah air terjun dalam satu lokasi, air terjun selonatah memiliki 5 Air Terjun sekaligus yang berjajar rapi sehingga membentuk pemandangan yang luar biasa
Bukit Pandang Duren Sawit Kayen
Sebuah bukit kecil setinggi lima meter yang berada di kawasan perbukitan setinggi 200 meter di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, Pati saat ini menjadi daya tarik wisata. Di sana, pengunjung bisa melihat pemandangan alam yang indah berupa hamparan daratan Kabupaten Pati dengan cakrawala laut utara Jawa. Koordinator Pengelola Bukit Pandang Durensawit, Krisno mengatakan, pengunjung bisa memanjakan mata dengan alam bebas yang masih sangat asri di sana.
Kawasan ini baru kita buka untuk umum, setelah melakukan pembangunan jalan setapak menuju lokasi, pemberian pagar besi dan tangga pada bukit pandang. Semuanya dikelola pemuda setempat yang ingin memajukan desanya melalui potensi wisata,
Masakan Khas Pati
Daftar Kuliner Makanan Khas Kota Pati
Nasi Gandul
Nasi Gandul merupakan makanan khas Pati dengan jerohan, lidah atau daging sapi sebagai bahan utamanya. Daging sapi diolah dengan rempah-rempah antara lain: jinten, kencur, jahe, terasi bakar dan gula merah sehingga menciptakan aroma yang khas dan rasa yang manis. Nasi gandul disajikan bersama lauk tambahan seperti tempe goreng, telur bacem atau perkedel serta disajikan dengan alas daun pisang. Hidangan khas berselera ini dapat dinikmati di Rumah Makan Mirasa, Pujasera "Roro Mendut" Komplek GOR Pati. Buka mulai pukul 08.00-21.00 WIB
Soto ayam kemiri
Petis kambing runting
Gethuk runting
Sego tewel
Swike kerang
pengertian kota pati
Friday, May 5, 2017
kota pati
Pati adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Pati. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut jawa di utara, Kabupaten Rembang di timur, Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan di selatan, serta Kabupaten Kudus dan Kabupaten jepara di barat. Kabupaten ini terkenal dengan semboyan Pati Bumi Mina Tani.Kota Pati terletak di daerah Pantura (Pantai Utara) dekat dengan laut
utara pulau jawa. kota ini terdiri lebih dari 22 kecamatan, diantaranya
adalah kecamatan
Kecamatan di Kabupaten Pati adalah:
Batangan, Cluwak, Dukuhseti, Gabus, Gembong, Gunungwungkal, Jaken, Jakenan, Juwana, Kayen, Margorejo, Margoyoso, Pati, Penggingwangi, Pucakwangi, Sukolilo, Tambakromo, Tayu, Tlogowungu, Trangkil, Widarijaksa, Winong,
Kegiatan yang di lakukan masyarakat kota pati beragam, ada yang berprofesi
sebagai petani, nelayan, pns, buruh, ada juga masyarakat yang berprofesi
sebagai paranormal, bahhkan untuk profesi tersebut sudah di akui oleh
masyarakat indonesia, ataupun masyarakat dunia khususnya di asia.
BATAS ADMINISTRASI
Kabupaten Pati merupakan salah satu dari 35 daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah bagian timur,
Sebelah utara : dibatasi wilayah Kab.Jepara dan Laut Jawa
Sebelah barat : dibatasi wilayah Kab.Kudus dan Kab.Jepara
Sebelah selatan : dibatasi wilayah Kab.Grobogan dan Kab.Blora
Sebelah timur : dibatasi wilayah Kab.Rembang dan Laut Jawa
Ibukota Kabupaten Pati terletak tengah-tengah wilayah Kabupaten, berada di jalur pantura Semarang-Surabaya, sekitar 75 km sebelah timur Semarang. Jalur ini merupakan jalur ramai yang menunjukkan diri sebagai jalur transit. Kelemahan terbesar dari jalur ini adalah kecilnya jalan, hanya memuat dua jalur, sehingga untuk berpapasan cukup sulit.
Terdapat sungai besar yaitu Sungai Juwana. Saat musim penghujan sudah terbiasa sungai ini meluap, sehingga pemerintah Jawa Tengah membentuk lembaga yang berfungsi menanggulangi banjir yang bernama Jatrunseluna.
Letak astronominya antara 110 dan 111 bujur timur dan 6 dan 7,00 lintang selatan. Luas wilayah Kabupaten Pati adalah 150.368 HaKabupaten Pati merupakan salah satu dari 35 daerah kabupaten / kota di Jawa Tengah bagian timur.
Pati memiliki tempat wisata alami yang tidak mau kalah dengan yang lainnya yaitu:
- Pantai banyutowo di Desa banyutowo
- Pulau seprapat, di desa Bendar
- Air Terjun Widodaren, di desa Lumbungmas
- Air Terjun Santi, di desa Gunungsari
- Air Terjun Grenjengan Sewu, di desa Jrahi
- Air Terjun Tadah Hujan, di desa Sukolilo
- Air Terjun Grenjengan Seno, di Payak, Cluwak, Pati
- Gua Wareh, di desa Kedumulyo
- Gua Pancur, di desa Jimbaran
- Air Terjun Klating, di desa Mojoagung / dukuh Klating
- Waduk Gunung Rowo, di desa Sitiluhur
- Waduk Seloromo, di desa Gembong
- Air Terjun Plorodan Semar, di Sumbersari, Kayen
- Grojogan Grundho Grudho (curug grudo), di Dukuh Selonatah, Desa Gunung Panti, Kecamatan Winong